Apakah Selingkuhan Punya Hak?

Wed, 15 Oct 2008 | Stuff | 227 views |

Saya yakin hampir semua kasus selingkuh dimulai dari iseng. Karena mendapat tanggapan, iseng-iseng tadi berlanjut ke tahap coba-coba. Setelah dicoba ternyata enak, akhirnya mereka yang selingkuhpun jadi ketagihan dan akan mencari berbagai cara supaya bisa terus selingkuh.

Nikmatnya perselingkuhan sering melalaikan seseorang untuk mengingat akibat-akibat yang akan ditimbulkan. Dan salah satu masalah serius yang biasanya muncul adalah ketika selingkuhan kita merasa punya hak atas diri kita. Misalnya saja selingkuhan menuntut diperhatikan sama seperti kita memperhatikan pasangan resmi. Atau sang selingkuhan merasa punya hak untuk memiliki diri kita layaknya pasangan sah kita.


Pertanyaannya kemudian adalah, apakah selingkuhan juga punya hak? Hak untuk menuntut dan hak untuk memiliki. Kalau dilihat dari ikatan emosional yang terjalin antar dua orang yang selingkuh, akan terasa wajar bila salah satu atau keduanya merasa mempunyai hak atas satu sama lain. Namun apakah benar demikian?

Satu hal yang penting diingat di sini adalah, perselingkuhan adalah sebuah kesalahan. Sekuat apapun argumen, alasan, ataupun pembenaran yang disampaikan, tidak akan mengubah kenyataan bahwa selingkuh adalah sesuatu yang tidak dapat dibenarkan. Baik dari sisi sosial, moral, atapun agama.

Karena selingkuh adalah sesuatu yang salah, maka secara otomatis hak seorang selingkuhan pun tidak ada. Adalah salah kaprah kalau beranggapan bahwa sebagai selingkuhan jadi punya hak untuk menuntut dan memiliki. Adalah keliru kalau beranggapan bahwa selingkuhan juga punya hak untuk mendapat perlakuan sama atau lebih dari pasangan resmi.

Bagi mereka yang merasa jadi selingkuhan, akan jauh lebih baik untuk segera mengakhiri hubungannya. Jangan jadikan “kepalang basah”, “sudah berkorban”, dan “tidak bisa lepas” sebagai alasan untuk terus melanjutkan hubungan yang terlarang. Rasa sakit yang hadir, itu adalah resiko yang harus dihadapi. Tapi rasa sakit ini masih akan lebih baik dibanding dengan keburukkan yang akan terus melekat di diri selama kita masih berselingkuh.

Selingkuh tidak akan menghasilkan apapun selain kerusakan walau tampak begitu menawan dan indah. Mereka yang jadi “korban” kata-kata manis dan rela jadi selingkuhan akan dilabeli bodoh atau murahan. Sedangkan mereka yang rela berbohong untuk bisa selingkuh akan dilabeli brengsek ataupun penipu. Sedangkan bagi dua insan yang secara sadar melakukan perselingkuhan, menurut saya adalah orang-orang yang tidak tahu diri dan tidak bisa menghargai arti sebuah kesetiaan.

Mau selingkuh atau berhenti selingkuh adalah pilihan. Yang jelas, selingkuh adalah keindahan dan kenikmatan semu yang hanya akan menghinakan dan mempermalukan diri kita sendiri. Baik itu di hadapan pasangan, masyarakat, ataupun di hadapan Tuhan.

Selain kesalahan, selingkuh juga masalah. Oleh karenanya, selama kita terus berselingkuh, maka selama itu pula kita menambah-nambah masalah.

Popularity: 31% [?]



Comments

  1. 1
    Ecky
    28 Oct 2008, 9:05 pm

    Uhm.. Gw gak mencoba untuk membenarkan selingkuhan, tapi kadang ya cinta bisa datang tanpa kita bisa sadari dan cinta juga gak bisa memilih loh.

    Iya memang selingkuh adalah salah, dan dipandang dari sudut manapun tetap salah. Tapi selingkuhan juga punya hak sebagai manusia loh

    You can also read Ecky’s blog post: Welcome to Jakarta

  2. 2
    tarie
    29 Oct 2008, 8:43 am

    Hello Ecky

    salam kenal, menurut saya selingkuhan itu cuma punya hak untuk hidup alias hak asasi manusia. Tapi hak menuntut untuk dicintai no way. Kenapa ? dari awal dia selingkuh berarti dia adalah orang yang tidak bisa memanage perasaannya. Benar kita bisa jatuh cinta kapanpun, namanya pandangan pertama, tapi cinta adalah sebuah proses kita masih bisa mengaturnya apa sejak dini akan meneruskan atau memberhentikan perasaan kita, jika seseorang meneruskan cinta pada orang yang tidak tepat katakanlah orang yang sudah memiliki pasangan lain.Maka menurut saya dia bisa dikategorikan orang idiot ;)

Leave a Comment

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

blank